Gejala Disfungsi Ereksi Yang Patut Diwaspadai !!!

Diposting pada

Gejala disfungsi ereksi memang banyak disebabkan dari berbagai faktor, bisa faktor dari dalam seperti faktor turunan / Genetik, bisa juga penyakit lain yang menyebabkan gejala disfungsi ereksi. Adapun Faktor lain nya adalah penyebab yang berasal dari luar tubuh seperti penggunaan obat asupan makanan yang tidak sehat dan sebagainya.

www.shutterstock.com

Disfungsi seksual dapat menjadi gangguan jika masalah ini terjadi terus-menerus dan berpengaruh secara signifikan dalam kehidupan seksual seseorang. Semakin lama disfungsi seksual ini berlangsung, semakin tinggi tekanan dan tingkat kecemasan yang dimiliki penderita. Meski begitu, sebagian besar penderita disfungsi seksual dapat dipulihkan dengan pengobatan fisik yang dipadukan dengan terapi psikologi.

 

Gejala Disfungsi Ereksi

Disfungsi Ereksi menunjukkan gejala berdasarkan jenis gangguan yang diderita. Pria dan wanita memiliki gejala yang berbeda. Berikut adalah gejala disfungsi seksual pada wanita:

1. Hasrat seksual yang rendah

Ini adalah jenis disfungsi seksual yang paling umum diderita wanita, dan ditandai dengan hilangnya hasrat atau keinginan untuk berhubungan seksual.

2. Gangguan rangsangan seksual

Dalam kondisi ini, hasrat berhubungan seksual tetap ada, tapi seorang wanita sulit untuk terangsang dan mempertahankan rangsangan selama kegiatan seksual.

3. Gangguan nyeri seksual/dyspareunia

Gejalanya adalah timbul rasa nyeri saat melakukan kontak vagina atau stimulasi seksual. Banyak hal yang dapat memicu rasa nyeri dalam hubungan seksual, di antaranya vaginismus, pelumas yang tidak memadai, serta otot vagina yang kaku. Gangguan orgasme, yaitu kesulitan mencapai orgasme meski rangsangan dan stimulasi dilakukan terus menerus.

Diagnosis Disfungsi Seksual Diagnosis disfungsi seksual dimulai dengan menanyakan gejala secara menyeluruh dan melakukan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan perubahan fisik yang dapat mempengaruhi kepuasan seksual, seperti elastisitas kulit dan jaringan pada alat kelamin. Untuk menguatkan diagnosis disfungsi seksual, dokter mungkin akan melakukan beberapa tes berikut ini, di antaranya:

  • Tes darah untuk memeriksa kadar hormon dan faktor risiko lain, seperti diabetes dan kolesterol.
  • Tes untuk memonitor ereksi saat tidur di malam hari. Tes ini akan menentukan apakah gangguan ereksi yang dialami akibat faktor fisik atau psikologis.
  • Tes vaskuler pada pria untuk memeriksa aliran darah ke penis.
  • Tes pengujian sensori untuk memeriksa kekuatan impuls saraf pada bagian tubuh tertentu.

Dokter juga dapat merujuk pasien ke dokter lain, seperti dokter spesialis urologi, endokrinologi, neurologi, terapis seksual dan terapis lain guna mendapatkan diagnosis dan pilihan pengobatan yang paling tepat. Pengobatan Disfungsi Seksual Pengobatan disfungsi seksual bertujuan mengatasi masalah utama yang menyebabkan gangguan ini. Pengobatan tersebut adalah:

Pengobatan Disfungsi Ereksi Yang Efektif

http://www.obatejakulasidinipria.com/

 

KODE PRODUK : HTA

CS : 085391104476 / 087826586010

 

 

 

 

Gejala disfungsi ereksi

 

Baca Juga : Rahasia sembuhkan ejakulasi dini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *